Bandung – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait usulan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Cirebon Timur bersama pengusul CDOB Cirebon Timur Forum Cirebon Timur (FCTM), di Gedung rapat DPRD Jabar, Kamis (14/8/2025).
Dalam kesempatan tersebut Sekjen FCTM Taufik Ridwan mengungkapkan, pihaknya menyambut baik hasil pertemuan dalam RDP bersama Komisi I DPRD Jabar, respon positif dari para wakil rakyat di Komisi I tersebut diharapkan makin menguatkan realisasi pemekaran Cirebon Timur, ada sejumlah alasan terkait pemekaran Cirebon
Selain itu, Cirebon Timur juga memiliki beberapa sektor potensial agar bisa mandiri sebagai daerah otonom, saat ini wilayah Cirebon Timur semenjak ditetapkan sebagai kawasan industri, telah banyak pabrik dan perusahaan bermunculan seperti pabrik sepatu hingga tekstil yang cukup besar, dan lainnya.
Di samping itu, Taufik juga optimis bahwa keran moratorium bakal dibuka di masa Pemerintahan Presiden Prabowo ini. Sehingga nanti Cirebon Timur benar-benar terealisasi di sisi lain, daerah induk dalam hal ini Kabupaten Cirebon juga telah menghasilkan kesepakatan terkait DOB Cirebon Timur itu. Puncaknya adalah persetujuan dalam paripurna Selasa (5/12/2023) yang lalu.
“Alhamdulillah, apa yang disampaikan FCTM itu disambut baik Komisi I DPRD Jabar,” ungkap Taufik.
Sementara Anggota Komisi I DPRD Jabar Muhamad Sidkon menuturkan, setelah pertemuan itu Komisi I akan meneruskan ke Pimpinan DPRD Jabar.
“Ini untuk dijadwalkan paripurna. Terkait laporan Komisi I mengenai usulan CDOB Cirebon Timur,” katanya.
Politikus PKB itu melanjutkan, pembahasan usulan CDOB tersebut nampaknya juga tidak perlu sampai dibentuk pansus. Hasil pembahasan di tingkat Komisi I juga sudah cukup kuat.
“Ini tinggal penetapan terkait Surat Kesepakatan Bersama antara DPRD dan Gubernur,” bebernya.
Menurut Sidkon, usulan CDOB Cirebon Timur itu juga cukup kuat. Mulai dari alasan filosofis, historis hingga ditunjang berbagai kajian yang matang. Tinggal nanti persoalan nama daerah bisa sambil berjalan.
“Ini juga sudah ada hasil kajian juga. Jadi menurut kami sudah sangat layak untuk diusulkan ke pusat,” tuturnya.
Dalam RDP tersebut, sejumlah wakil rakyat dari berbagai Fraksi juga cukup sependapat terkait usulan itu. Termasuk Anggota Komisi IV Daddy Rohanady yang merupakan wakil rakyat dapil Cirebon Indramayu. (red/Kabiro cirebon)












