Calon Ketua PWI Banyuwangi Nomor Urut 03 Hariyadi Paparkan 4 Pilar Gagasan untuk Periode 2026-2029

  • Bagikan

Kompetensi, Perlindungan Hukum hingga Kesejahteraan Wartawan, Ini Gagasan Hariyadi Jelang Konfercab PWI Banyuwangi

Banyuwangi Matadunia.co.id Konferensi Cabang (Konfercab) PWI Kabupaten Banyuwangi dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026. Salah satu kandidat Ketua PWI Banyuwangi nomor urut 03, Hariyadi, memaparkan visi dan misi yang akan dibawanya dalam kontestasi kepemimpinan organisasi periode 2026-2029.

Wartawan senior Kabar Rakyat tersebut mengusung visi “Mewujudkan PWI Banyuwangi Kuat, Profesional, Bermartabat dan Berdaya Saing.”

Dalam gagasannya, Hariyadi menempatkan persatuan anggota sebagai salah satu fondasi utama organisasi. Ia menilai perkembangan teknologi digital dan perubahan lanskap media membawa tantangan sekaligus peluang bagi profesi kewartawanan.

Menurut Hariyadi, perubahan pola distribusi informasi perlu diikuti dengan penguatan kapasitas organisasi dan wartawan. Karena itu, PWI Banyuwangi diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi profesi, tetapi juga menjadi ruang bersama bagi anggota untuk meningkatkan kompetensi dan mendapatkan perlindungan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“PWI harus diposisikan kembali sebagai ‘rumah besar’ yang nyaman bagi seluruh wartawan anggota PWI, tempat di mana perlindungan hukum ditegakkan, kompetensi diasah secara berkala, dan integritas dijunjung tinggi,” demikian gagasan Hariyadi dalam paparan visi misinya.

BACA JUGA :  Polsek Setu Monitoring dan Amankan Perayaan Kenaikan Isa Almasih di Tamansari

Empat Pilar Gagasan Hariyadi

Untuk mewujudkan visi tersebut, Hariyadi merumuskan empat misi yang mencakup penguatan organisasi, peningkatan profesionalisme, penjagaan martabat profesi, serta peningkatan daya saing anggota.

Pertama, penguatan organisasi organisasi melalui persatuan dan kebersamaan.

Hariyadi menempatkan kekompakan internal sebagai dasar penguatan PWI Banyuwangi. Selain menjaga soliditas anggota, ia juga memasukkan pembenahan sistem administrasi organisasi yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari misinya.

Kedua, peningkatan profesionalisme dan kompetensi wartawan.

Hariyadi menawarkan penguatan fungsi PWI sebagai ruang pendidikan dan pelatihan jurnalistik. Program peningkatan kapasitas tersebut diarahkan agar wartawan anggota mampu mengikuti perkembangan teknologi serta perubahan ekosistem media.

Pelatihan jurnalistik yang adaptif terhadap transformasi media menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam gagasannya.

Ketiga, menjaga martabat, integritas, dan independensi pers.

Hariyadi menegaskan pentingnya menjaga organisasi dan wartawan dari intervensi pihak luar. Dalam menjalankan profesinya, wartawan juga diharapkan tetap berpedoman pada Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta peraturan organisasi PWI.

BACA JUGA :  Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Banyuwangi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan dan Tempat Ibadah

Dalam aspek perlindungan profesi, ia memasukkan pembelaan hukum bagi wartawan yang menghadapi intimidasi maupun kekerasan ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Keempat, membangun PWI yang berdaya saing dan memberi manfaat.

Hariyadi mendorong PWI Banyuwangi untuk membangun sinergi dengan pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dalam berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan daerah serta peningkatan literasi publik.

Di sisi internal organisasi, ia juga memasukkan perjuangan terhadap hak profesional dan kelayakan ekonomi wartawan sebagai bagian dari misi yang ditawarkan.

Tantangan Profesi di Era Digital

Dalam paparan tersebut, Hariyadi menyoroti perubahan besar yang terjadi dalam dunia jurnalistik akibat perkembangan teknologi digital.

Arus informasi yang semakin cepat membuat wartawan menghadapi tuntutan untuk tetap menjaga akurasi dan kredibilitas di tengah derasnya informasi yang beredar di masyarakat.

Karena itu, penguatan kompetensi, integritas, independensi, dan perlindungan profesi menjadi bagian dari gagasan yang ditawarkan Hariyadi menjelang Konfercab PWI Banyuwangi.

Konfercab PWI Banyuwangi pada 3 Oktober 2026 nantinya menjadi forum organisasi untuk menentukan Ketua PWI Banyuwangi periode 2026-2029.

(Red/Team)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *