BANYUWANGI, MataDunia.co.id — Kebakaran melanda lahan bekas persawahan di Jalan Brawijaya, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 10.55 WIB. Kepulan asap tebal dan kobaran api yang membesar sempat menarik perhatian warga serta pengguna jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.
Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Rifky, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Kondisi lahan yang kering, ditambah tiupan angin, diduga mempercepat penyebaran api ke area sekitarnya.
“Api berasal dari pembakaran sampah yang teledor tanpa diawasi. Karena angin dan kondisi lahan yang kering, saya melihat api justru semakin meluas dan membesar,” ujar Rifky saat ditemui di lokasi kejadian.
Melihat kobaran api yang semakin membesar dan berpotensi merambat ke area lain, Rifky segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banyuwangi untuk meminta bantuan.
Empat Unit Kendaraan Damkar Dikerahkan
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Banyuwangi menerjunkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran ke lokasi. Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan guna mengendalikan kobaran api serta mencegah penyebarannya ke area lain, termasuk kawasan permukiman di sekitar lokasi.
Sementara itu, kepulan asap tebal yang membubung tinggi membuat sejumlah pengguna Jalan Brawijaya memperlambat laju kendaraan. Sebagian pengendara bahkan berhenti untuk melihat kejadian tersebut, sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan.
Setelah petugas melakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan. Kondisi di lokasi berangsur terkendali dan arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat mulai kembali normal.
Humas Damkar Belum Memberikan Keterangan Resmi
Meski kebakaran telah berhasil ditangani, sejumlah informasi penting terkait peristiwa tersebut masih belum terkonfirmasi secara resmi.
Saat tim media berupaya meminta keterangan kepada pihak Humas Damkar Kabupaten Banyuwangi, termasuk mengenai kronologi kejadian secara terperinci dan estimasi kerugian, belum ada penjelasan resmi yang diperoleh hingga berita ini diterbitkan.
Dengan demikian, dugaan bahwa kebakaran bermula dari pembakaran sampah masih berdasarkan keterangan saksi mata dan belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti sebelum ada hasil pemeriksaan atau keterangan resmi dari pihak berwenang.
Masyarakat Diimbau Waspada
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas pembakaran sampah, khususnya di lahan terbuka yang kering dan mudah terbakar.
Pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan berpotensi memicu kebakaran, terlebih ketika kondisi cuaca berangin. Masyarakat diimbau memastikan api benar-benar padam dan tidak meninggalkan sumber bara yang berisiko merambat ke lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian akibat peristiwa tersebut masih belum diketahui secara resmi.
(Bastian)












