Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) sepakat dan serukan Aksi Unjuk Rasa Damai yang akan digelar kembali di depan Kantor Bupati Cirebon

  • Bagikan

Cirebon Timur – Berdasar hasil Konsolidasi Akbar yang digelar di BUMDes Jatipancur, Kecamatan Greged pada Minggu (3/8/2025) malam kemarin, Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) sepakat dan serukan Aksi Unjuk Rasa Damai yang akan digelar kembali di depan Kantor Bupati Cirebon pada Kamis (7/8/2025).

Aksi Unjuk Rasa Damai tersebut tidak lain sebagai bentuk ekspresi kekecewaan dan desakan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon agar segera melakukan perbaikan dan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah selatan Kabupaten Cirebon. Dengan semakin parahnya kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Greged dan Beber, telah menyebabkan kecelakaan, menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, dan menunjukkan bukti ketimpangan pembangunan infrastruktur yang sangat nyata.

BACA JUGA :  Diduga Jarang Ngantor,Kades Kuwu panambangan Diadukan Aktivis ke Pemkab Cirebon

Korlap ASPECS, Labib Bahaisul Mustofa mengungkapkan, dalam aksi yang akan di mulai pada Pukul 09.00 WIB nanti, ASPECS akan mengerahkan massa sekitar 300 orang dengan perlengkapan perangkat Sound System, Megaphone, Ban Bekas, Spanduk dan lainnya. Ia menjamin aksi ini akan dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan
Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Kami tidak akan lelah dan akan terus mendorong Pemkab Cirebon hingga merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan yang merata untuk wilayah Cirebon Selatan yang bertahun lamanya terus tertinggal,“ pungkasnya.

ASPECS menuding hasil kesepakatan audiensi bersama DPUTR Kabupaten Cirebon, Bappelitbangda Kabupaten Cirebon dan R. Hasan Basori Anggota DPRD Kabupaten Dapil 7 sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon yang digelar di Kantor Kecamatan Greged pada 5 Mei 2025 lalu telah hilang arah dan mencla-mencle. Hal ini semakin menimbulkan keresahan masyarakat terhadap kondisi jalan yang semakin rusak parah, membahayakan keselamatan pengendara dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA :  LRPPN Cab Banyuwangi Menjalankan Tugas Sebagai Lembaga Rehat Sesuai Tupoksinya

“Terlalu lama janji – janji pembangunan tidak kunjung dirasakan di wilayah kami, kami sebagai bagian dari warga Kabupaten Cirebon menuntut hak atas infrastruktur yang layak dan pembangunan yang adil merata di wilayah kami,“ tegas Cirebon Selatan Jawa barat.( red/ Kabiro Cirebon )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *