Banyuwangi, 1 April 2026 — Aktivitas penyeberangan di kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, terpantau mengalami peningkatan signifikan pada Rabu (1/4/2026) pagi. Sejak pukul 08.00 WIB, arus kendaraan yang keluar masuk pelabuhan menunjukkan kepadatan yang cukup tinggi, didominasi oleh kendaraan pribadi, bus angkutan penumpang, serta kendaraan logistik.
Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, lonjakan volume kendaraan ini merupakan bagian dari tingginya mobilitas masyarakat yang melintasi jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah titik, khususnya di area akses masuk dan keluar pelabuhan.
Meski demikian, secara umum situasi di Pelabuhan ASDP Ketapang masih berada dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Seluruh aktivitas penyeberangan tetap berjalan normal dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian serta petugas terkait lainnya.
Anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi, Aipda Nurparyati, yang berada langsung di lokasi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah antisipatif guna mengurai kepadatan arus kendaraan. Salah satunya dengan menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur utama depan pelabuhan.
Rekayasa arus tersebut dilakukan dengan mengalihkan kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi maupun sebaliknya melalui jalur lingkar. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan kemacetan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
Selain itu, petugas juga tampak aktif melakukan pengaturan arus kendaraan di lapangan, memberikan arahan kepada pengendara, serta memastikan situasi tetap kondusif. Kehadiran aparat di titik-titik strategis menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas lalu lintas di tengah tingginya volume kendaraan.
Di sisi lain, masyarakat pengguna jalan diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama berkendara, terutama saat melintasi kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi. Pengendara juga diingatkan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan.
Tidak hanya itu, kesabaran para pengguna jalan juga menjadi kunci penting dalam menghadapi kondisi kepadatan yang terjadi. Dengan sikap tertib dan disiplin, diharapkan arus lalu lintas dapat tetap berjalan lancar meskipun dalam situasi peningkatan volume kendaraan.
Kondisi kepadatan ini diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan, seiring tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan jalur penyeberangan sebagai akses utama antarwilayah. Oleh karena itu, sinergi antara petugas dan masyarakat sangat dibutuhkan guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Laporan ini disampaikan langsung dari kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, sebagai bagian dari upaya memberikan informasi terkini kepada masyarakat terkait kondisi arus lalu lintas di lapangan.
red/eko w











