13 Tahun Derita Kaki Gajah, Eks Pekerja Migran Asal Cirebon Minta Tolong Gubernur Jabar

  • Bagikan

CIREBON, Jawa barat seorang ibu rumah tangga asal Desa Sende, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, viral di media sosial pada Selasa (23/9/2025). Dalam video berdurasi 52 detik itu, ia memperlihatkan sakit kaki gajah yang dideritanya selama 13 tahun sambil meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat.

 

“Pak Dedi (Gubernur Jabar), saya Misri, dari Desa Sende, Arjawinangun, Cirebon. Saya menderita sakit parah, sakit saya kaki gajah atau filariasis,” kata Misri dalam video tersebut.

 

Dalam wawancara Misri duduk ditemani dua anaknya. Ia memperlihatkan kondisi kedua kakinya yang membengkak besar akibat sakit kaki gajah. Suaranya bergetar saat memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan permohonan agar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dapat membantu dirinya.

 

Baca juga: Gejala dan Penyebab Penyakit Kaki Gajah

BACA JUGA :  Ikhtisar Gaji Tenaga Kerja Program MBG (Makan Bergizi Gratis)

 

Sakit kaki gajah yang diderita Misri sudah berlangsung sejak 2012 silam, setelah dirinya bekerja di Bahrain selama lima tahun. Awalnya ia masih bisa beraktivitas, namun beberapa tahun terakhir bengkak di kakinya semakin membesar hingga membuatnya sulit bergerak.

Merasa berat kaki Nya,

“Awalnya di luar negeri, di Bahrain, 5 tahunan, tahun terakhir, kena sakit, kalau kerja berat, malam istirahat kecil, terus aktivitas lagi, bengkak lagi. Sama majikan dibawa berobat ke rumah sakit, katanya sakit parah, kamu pulang aja, tahun 2013,” ujar Misri saat ditemui di rumah nya mata dunia-com di rumahnya, Selasa (22/9/2025).

 

Sepulangnya ke Indonesia, Misri lebih sering merasa sakit. Sejak 2014, ia menjalani pengobatan mulai dari Puskesmas hingga RSUD Arjawinangun, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dan terakhir ke Rumah Sakit Hermina.

BACA JUGA :  Bansos 2025 Lebih Tepat Sasaran Lewat Data Tunggal (DTSEN)

 

“Dirujuk ke Bandung, Hasan Sadikin, terus dirujuk ke rumah sakit Hermina, ya semuanya saya perjuangkan, saya yakin pasti bisa, demi anak semangat,” kata Misri.

 

Dalam video yang viral, Misri juga menyinggung alasan kuat dirinya untuk bertahan. Ia ingin tetap hidup demi kedua anaknya, Hilman dan Firman, yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Saya punya semangat bertahan hidup karena anak-anak saya, yang besar, Hilman, Firman yang kecil. Tolong dibantu ya pak,” ucap Misri.

 

Mumu Muadi, suami Misri yang bekerja sebagai satpam, juga terus mendampingi istrinya berobat. Namun, keterbatasan ekonomi membuat mereka kesulitan menuntaskan pengobatan https//mata dunia-com cirebon

jawa barat

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *