Semarang – matadunia.co.id
Komunitas Grand Livina Semarang (GLS) menorehkan sejarah baru dalam perjalanan komunitasnya dengan sukses menggelar Anniversary ke-1 pada Minggu, 16 November 2025. Perayaan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi simbol kekuatan solidaritas, kebersamaan, dan semangat persaudaraan yang selama ini menjadi napas utama GLS.

Acara yang digelar di Semarang ini dipimpin langsung oleh Ketua GLS A. Wardi, atau yang akrab disapa Oppah. Dalam sambutannya, Oppah menegaskan bahwa satu tahun perjalanan GLS merupakan bukti bahwa komunitas yang dibangun dengan niat baik dan saling menghargai akan tumbuh menjadi rumah bagi banyak orang.
“Kita semua berkumpul di sini bukan sekadar merayakan ulang tahun, tetapi merayakan keluarga yang tumbuh dari hobi yang sama. GLS hadir sebagai ruang persaudaraan. Semoga tahun-tahun berikutnya kita semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Oppah disambut tepuk tangan meriah.
Di balik suksesnya acara besar ini, terdapat peran penting Yudho Muji Waluyo sebagai kordinator acara. Dengan perencanaan yang matang, detail, dan terstruktur, Yudho memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar — mulai dari registrasi, penyambutan, hingga acara puncak. Keseriusannya membuat Anniversary perdana ini terasa megah tanpa kehilangan nuansa kekeluargaan yang menjadi ciri khas GLS.
Kehadiran Komunitas Sahabat Menambah Hangatnya Perayaan
Momen istimewa ini juga diwarnai oleh hadirnya komunitas otomotif sahabat dari berbagai wilayah Jawa Tengah, antara lain:
GLM USA (Ungaran – Salatiga – Ambarawa)
KPK Boja (Komunitas Pecinta Kijang)
Kehadiran dua komunitas besar ini menjadi bukti bahwa GLS telah mampu menjalin relasi luas dan positif di dunia otomotif. Mereka datang bukan hanya sebagai undangan, namun sebagai saudara yang turut merayakan perjalanan GLS dari titik nol hingga kini memiliki identitas kuat di Semarang.
Para tamu undangan tampak larut dalam suasana hangat yang dibangun panitia. Obrolan ringan, diskusi seputar modifikasi kendaraan, hingga saling berbagi pengalaman komunitas menjadi pemandangan yang mendominasi sepanjang acara.
140 Lebih Peserta Hadir: Bukti Kekompakan Tanpa Rekayasa
Antusiasme anggota GLS tampak luar biasa. Tercatat sekitar 50 anggota hadir langsung, ditambah ±90 anggota keluarga, sehingga total peserta mencapai lebih dari 140 orang. Pemandangan keluarga yang membawa anak dan pasangan menjadikan Anniversary ini terasa seperti piknik besar yang sarat kebersamaan.
Mulai dari pemotongan tumpeng, pembagian doorprize dengan hadiah menarik, hingga sesi foto bersama, seluruh peserta terlibat aktif dan terlihat menikmati setiap agenda. Banyak anggota mengakui bahwa acara ini terasa seperti reuni besar keluarga besar GLS.
“GLS itu bukan hanya kumpulan pemilik Grand Livina. Di sini kami merasa dihargai, disapa, dianggap saudara. Itu yang membuat kami betah,” ungkap salah satu anggota sambil tersenyum.
Harapan Besar untuk GLS di Masa Mendatang
Selain menjadi ajang syukur, Anniversary pertama GLS juga menjadi ruang evaluasi dan refleksi. Ke depan, GLS berharap mampu meningkatkan kegiatan sosial, memperluas jaringan kolaborasi, dan menjaga solidaritas agar semakin kokoh.
Oppah menegaskan bahwa GLS akan terus hadir sebagai komunitas yang tidak hanya fokus pada otomotif, tetapi juga peduli terhadap kegiatan sosial, lingkungan, dan kemanusiaan.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan senior komunitas. Dalam suasana sore yang teduh, seluruh anggota dan tamu undangan menyatukan harapan: GLS semakin solid, semakin besar, dan semakin memberi warna positif bagi dunia otomotif di Semarang dan Jawa Tengah.
— Redaksi












