Banyuwangi, Benculuk Matadunia.co.id Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Benculuk 2, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, menggelar kegiatan kirab santri yang berlangsung meriah pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai lembaga pendidikan formal maupun nonformal di bawah naungan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama. Para peserta yang terdiri atas santri, pelajar, dan masyarakat tampak antusias mengikuti kirab dengan mengenakan beragam busana bernuansa islami serta membawa atribut yang mencerminkan semangat Hari Santri.

Sebelum kirab di mulai ketua panitia M Nuril Wijayanto memberikan sambutan, dalam sambutannya M Nuril Wijayanto menyampaikan “kirab Santri menjadi simbol sejarah dalam perjuangan kaum santri melawan penjajah, terutama saat Resolusi jihad dideklarasikan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari pada tahun 1945. Kirab Hari Santri ini bukan sekadar kegiatan berjalan bersama, bukan sekadar arak-arakan, dan bukan hanya sebuah perayaan tahunan. Namun, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur, penghormatan, serta kecintaan kita kepada para ulama, kiai, dan santri yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Maka dengan semangat itu lah kami menyelenggarakan kirab santri ini kami mengundang hadirkan mulai dari Banom NU lembaga pendidikan formal maupun non formal, pengurus Takmir Masjid Nurul Athhar Kebonsari untuk bersama sama mengukuti agenda ini”. Ucap Nuril Wijayanto
Sedangkan Ketua NU ranting benculuk 2 Untung Mustofa, S.PdI dalam sambutannya menyampaikan “Atas nama Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Benculuk 2, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, banom-banom NU, lembaga pendidikan, serta seluruh warga yang telah berpartisipasi dan bekerja sama sehingga kegiatan kirab ini dapat terselenggara dengan meriah dan lancar”, Ujarnya.
Kirab dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, selepas pelaksanaan salat Jumat. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat sepanjang kegiatan. Partisipasi berbagai kalangan menjadikan kirab santri sebagai momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tradisi keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di lingkungan NU Ranting Benculuk 2. Sebelumnya, pada Jumat pagi, kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan kirab santri pada siang hari.
Rangkaian peringatan akan berlanjut pada Sabtu (24/10/2026) melalui berbagai perlombaan yang melibatkan santri dari lembaga pendidikan formal maupun nonformal di Desa Benculuk. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan kreativitas, bakat, serta rasa percaya diri.
Selain menjadi ajang kebersamaan, peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, persatuan, dan pengabdian kepada agama, masyarakat, serta bangsa. Santri diharapkan mampu mengambil peran positif dalam menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, NU Ranting Benculuk 2 berupaya memperkuat ukhuwah, mempererat hubungan antar lembaga pendidikan dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi Nahdlatul Ulama.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas.” Semangat tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dengan terselenggaranya kirab santri ini, NU Ranting Benculuk 2 berharap nilai-nilai perjuangan santri senantiasa hidup di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk turut membangun Indonesia yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
(Red/Team)












