Banyuwangi Matadunia.co.id Tunas 92 Penataban berhasil menunjukkan kualitasnya dengan keluar sebagai juara Piala Soeratin PSSI Banyuwangi 2026 kategori U-13. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi pemain, jajaran pelatih, orang tua, serta seluruh keluarga besar Tunas 92 Penataban.
Dalam partai final, Tunas 92 Penataban tampil penuh semangat dan berhasil mengamankan kemenangan 3-2 atas Rajawali FC, sekaligus memastikan trofi juara menjadi milik mereka.
Pelatih Tunas 92 Penataban, Coach Rony Nurdiansyah, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah bekerja keras sejak awal kompetisi hingga pertandingan final.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil ini. Gelar juara ini bukan hanya hasil kerja keras pemain di pertandingan, tetapi juga buah dari proses latihan, kedisiplinan, kerja sama tim, serta dukungan orang tua dan semua pihak yang selama ini memberikan support kepada Tunas 92,” ujar Coach Rony Nurdiansyah.
Menurutnya, kemenangan di final bukan menjadi akhir dari perjalanan para pemain muda tersebut. Justru, gelar juara diharapkan menjadi motivasi agar anak-anak semakin giat berlatih dan terus berkembang untuk berpartisipasi di Piala Soeratin tingkat provinsi.
“Saya selalu menyampaikan kepada anak-anak agar jangan cepat puas. Ini adalah langkah awal. Yang paling penting adalah mereka tetap rendah hati, menjaga sportivitas, disiplin dalam latihan, dan terus belajar. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya,” tambahnya.
Coach Rony juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan seluruh pendukung Tunas 92 Penataban yang telah memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.
“Terima kasih kepada orang tua, manajemen, seluruh pelatih, dan semua pihak yang sudah mendukung perjuangan anak-anak. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan Tunas 92 bisa terus melahirkan pemain-pemain muda potensial dari Banyuwangi,” pungkasnya.
Keberhasilan Tunas 92 Penataban menjuarai Piala Soeratin PSSI Banyuwangi 2026 kategori U-13 menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Banyuwangi terus berkembang. Prestasi ini diharapkan menjadi pijakan bagi para pemain muda untuk menatap kompetisi dan jenjang yang lebih tinggi.
(Red/Team)












