Wartawan Adalah Corong Utama Informasi , Bukan Corong Utama Alih Fungsi : Garda Terdepan Dalam Fakta Suara Masyarakat

  • Bagikan

 

Banyuwangi – Di tengah derasnya arus informasi dan menjamurnya media sosial, peran wartawan tetap tak tergantikan sebagai corong utama dalam menyampaikan informasi yang faktual, terverifikasi, dan menyuarakan realitas di lapangan. Hal ini disampaikan langsung oleh Moch Nahuri, S.Pd., Humas media matadunia.co.id, dalam sebuah diskusi sambil ngopi bersama dengan rekan-rekan MediaMatadunia.Co.Id di Lateng Banyuwangi.

“Wartawan itu bukan hanya sekadar peliput, tapi mata dan telinga masyarakat. Mereka turun langsung ke lokasi, menyaksikan sendiri kejadian, mewawancarai sumber yang relevan, dan menyusun fakta menjadi narasi yang mencerahkan publik,” tegas Nahuri.

Ia menambahkan bahwa dalam berbagai peristiwa sosial, konflik, bencana, maupun dinamika kebijakan pemerintahan, wartawan selalu hadir paling awal—bahkan sebelum aparat resmi datang. “Kita ini pelari pertama dalam estafet informasi. Kalau bukan karena wartawan yang meliput dari lokasi, publik tak akan pernah tahu apa yang sesungguhnya terjadi di balik layar kekuasaan atau tragedi kemanusiaan,” ucapnya dengan nada serius.

BACA JUGA :  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memimpin Pembaretan Bersama SMAN Taruna se-Jawa Timur Tahun 2025 yang digelar di Dermaga Madura Komando Armada (Koarmada) II TNI Angkatan Laut, Surabaya, Kamis (16/10/2025).

Nahuri juga menyoroti pentingnya independensi dan etika jurnalistik di tengah godaan kepentingan politik maupun ekonomi. Baginya, wartawan sejati adalah mereka yang menjaga idealisme, berpihak kepada kebenaran dan kepentingan publik, bukan kepada kelompok atau institusi tertentu.

“Ketika berita menjadi senjata, wartawan harus menjadi penembak yang bertanggung jawab—bukan asal bidik. Kekuatan media ada pada kebenaran, bukan sensasi,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghargai kerja-kerja jurnalistik yang kerap kali penuh risiko dan tekanan. “Sering kali wartawan difitnah, diintimidasi, bahkan dikriminalisasi karena mengungkap kebenaran. Tapi justru dari keberanian itulah informasi bisa sampai ke ruang publik.”

Sebagai penutup, Moch Nahuri menekankan bahwa media seperti matadunia.co.id akan terus menjadi wadah perjuangan suara rakyat kecil dan tetap konsisten menyajikan informasi yang bersih, tajam, dan berimbang. “Kami hadir untuk rakyat, dan akan terus berpihak pada suara yang sering dibungkam,” tandasnya. (Red/Tim Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *