Cirebon, 6 Agustus 2025 – Aliansi Solidaritas Percepatan Infrastruktur Cirebon (ASPECS) kembali mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk menepati hasil kesepakatan bersama yang tercapai dalam audiensi pada 5 Mei 2025. Audiensi yang melibatkan berbagai elemen—antara lain Muspika Kecamatan Greged, Anggota DPRD Dapil 7, UPT PUTR Kabupaten Cirebon, Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Forum Kuwu se-Kecamatan Greged, serta perwakilan masyarakat dan ASPECS—telah menyepakati percepatan pembangunan Ruas Jalan Halimpu–Wangkelang dan perbaikan jalan-jalan rusak lainnya di wilayah Kecamatan Greged dan Kecamatan Beber.
Hingga saat ini, belum ada langkah konkret dari pihak terkait, padahal kondisi jalan semakin memperburuk aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.
Tuntutan ASPECS:
1. Penepatan Janji Audiensi 5 Mei 2025:
ASPECS menuntut seluruh pihak yang hadir dan turut menyepakati hasil audiensi tersebut segera menindaklanjuti pembangunan Ruas Jalan Halimpu–Wangkelang serta perbaikan jalan-jalan rusak lainnya.
2. Penganggaran di Banggar 2025:
ASPECS meminta agar perbaikan jalan, khususnya Ruas Halimpu–Wangkelang, dimasukkan secara tegas dalam pembahasan dan pengesahan anggaran di Badan Anggaran (Banggar) Tahun 2025.
3. Alokasi 10% APBD untuk Infrastruktur Jalan:
Dari total APBD Kabupaten Cirebon sebesar Rp 4,2 triliun, ASPECS menuntut alokasi minimal 10% untuk belanja infrastruktur jalan. Tuntutan ini merujuk pada preseden daerah lain di Jawa Barat yang disetujui oleh Gubernur.
4. Penggunaan Betonisasi dalam Konstruksi Jalan:
ASPECS mendesak agar dalam pembangunan infrastruktur jalan poros kabupaten, Pemkab Cirebon menghentikan penggunaan aspal atau hotmix berkualitas rendah dan menggunakan konstruksi betonisasi yang lebih kuat dan tahan lama.
5. Nota Kesepahaman dengan Bupati dan DPRD:
Sebagai bentuk komitmen politik dan tanggung jawab moral, ASPECS menuntut Bupati Cirebon dan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon untuk segera membuat Nota Kesepahaman (MoU) mengenai program prioritas percepatan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Cirebon.
ASPECS menegaskan bahwa perjuangan ini adalah demi kemaslahatan masyarakat luas, khususnya warga Kecamatan Greged dan Beber yang telah lama terpinggirkan dalam prioritas pembangunan infrastruktur dasar.
“Sudah terlalu lama warga dibiarkan terjebak dalam jalan rusak dan lumpur. Pemerintah harus hadir, bukan hanya dalam janji, tapi dalam aksi nyata.” tegas salah satu juru bicara ASPECS.
Apabila tuntutan ini tidak segera ditindaklanjuti, ASPECS menyatakan akan menggelar aksi lanjutan dengan dukungan masyarakat lebih luas demi mendorong keadilan pembangunan di Kabupaten Cirebon.
Red/TimRedaksi












