Penemuan Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas di Sungai Ciberes Gegerkan Warga Dompyongkulon, Cirebon

  • Bagikan

CIREBON , matadunia.co.id –
Suasana tenang di Desa Dompyongkulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon mendadak berubah mencekam pada Selasa sore, 25 November 2025. Sekitar pukul 16.00 WIB, warga setempat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Ciberes. Peristiwa ini menjadi perhatian luas karena lokasi penemuan sangat dekat dengan pemukiman warga, tepatnya di belakang rumah Kuwu Dompyongkulon, Aldi.

Awal Kejadian: Ketika Niat Memancing Berujung Temuan Mengerikan

Peristiwa bermula ketika seorang remaja bernama Wahyu (15), warga RT 01 RW 04 Dusun 04 Dompyongkulon, hendak memancing di Sungai Ciberes. Wahyu, yang sehari-hari bekerja di sebuah bengkel motor, menuju area sungai seperti biasanya. Namun langkahnya terhenti ketika melihat sesuatu yang tidak lazim—bagian kaki manusia terlihat mengambang di permukaan air.

Kaget dan panik, Wahyu segera berlari menuju rumah Kuwu Aldi untuk melaporkan temuan tersebut. Laporan mendadak itu sontak membuat Kepala Desa terkejut dan langsung menghubungi pihak Koramil 2005/Babakan.

Respons Cepat Aparat: TNI Mendatangi Lokasi

Setelah menerima laporan dari Kuwu Aldi, anggota Koramil 2005/Babakan, Serda Komarudin, segera bergerak menuju lokasi. Tak lama berselang, petugas piket Koramil tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Kondisi mayat yang terendam air membuat proses identifikasi awal tidak mudah. Korban ditemukan dalam posisi mengambang dan tidak membawa identitas apa pun.

BACA JUGA :  Upland Project JUT Desa ker tawngun Jadi Sorotan, Dinas Pertanian Diminta Serius Lakukan Pengawasan

Aparat langsung memasang garis pengaman dan mengamankan area sekitar agar tidak terjadi kerumunan berlebih dari warga yang mulai berdatangan. Pemeriksaan awal dilakukan sembari menunggu pihak kepolisian datang untuk olah TKP lebih lanjut. Sungai Ciberes pun menjadi pusat perhatian warga yang penasaran, namun aparat menegaskan bahwa publik dilarang mendekati lokasi demi menjaga keutuhan TKP.

Identitas Masih Misterius, Penyebab Kematian Belum Diketahui

Hingga malam hari, identitas korban belum dapat dipastikan. Tidak ditemukan kartu identitas, dokumen pribadi, maupun ciri khusus yang dapat langsung mengenali siapa korban tersebut. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati, lalu korban dibawa ke fasilitas medis untuk pemeriksaan dan identifikasi lanjutan.

Pihak kepolisian diperkirakan akan melakukan serangkaian langkah investigatif seperti autopsi, pemeriksaan tubuh korban, dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Kemungkinan adanya unsur tindak kriminal belum dapat dipastikan, tetapi temuan mayat tanpa identitas di area sungai tentu memunculkan berbagai pertanyaan yang perlu dijawab secara ilmiah dan prosedural.

BACA JUGA :  ‎*Prof. Rokhmin Dahuri Dukung Desa Citemu Mundu Jadi Sentra Rajungan Unggulan*

Reaksi Warga: Cemas dan Bertanya-Tanya

Temuan ini membuat warga Dompyongkulon merasa cemas. Beberapa warga menyampaikan bahwa mereka khawatir jika peristiwa tersebut berhubungan dengan tindakan kriminal. Ada juga yang mengaitkan dengan kejadian orang hilang yang pernah dilaporkan di wilayah sekitar. Namun aparat desa mengimbau warga untuk tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Kuwu Aldi menegaskan bahwa pihaknya terbuka bekerja sama dengan aparat keamanan untuk membantu proses identifikasi dan mengumpulkan informasi yang mungkin relevan. “Kami berharap warga tetap tenang dan tidak menyebarkan isu yang belum jelas. Semua informasi akan disampaikan melalui saluran resmi,” ungkapnya.

Penyelidikan Berlanjut, Publik Diminta Menunggu Pernyataan Resmi

Saat ini, kasus penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di Sungai Ciberes masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Baik Koramil, pemerintah desa, maupun kepolisian bekerja sama untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

matadunia.co.id akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memberikan pembaruan resmi setiap kali ada informasi terbaru dari pihak aparat.

Red/Tim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *