Polsek Wongsorejo Membuktikan Kehadiran Nyata di Tengah Masyarakat Saat Momen Krusial

  • Bagikan

Banyuwangi Matadunia.co.id Tak hanya bergerak cepat mengungkap kejahatan, Polsek Wongsorejo juga membuktikan kehadiran nyata di tengah masyarakat saat momen krusial. Dalam periode Januari hingga Maret 2026, aparat berhasil membongkar kasus perjudian online (judol), peredaran narkotika jenis sabu, serta penggelapan, sekaligus turun langsung mengurai kepadatan saat arus balik Lebaran 2026, Kamis (9/4/2026).

Langkah ini menegaskan satu hal: Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas, tanpa kompromi.

Pengungkapan kasus dilakukan melalui penyelidikan intensif, mulai dari patroli siber hingga tindak lanjut laporan warga. Praktik ilegal ini dinilai bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman serius yang merusak sendi ekonomi keluarga dan masa depan generasi muda.

Kapolresta Banyuwangi melalui Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan, S.H. menegaskan bahwa perang terhadap judi online dan narkoba akan terus digencarkan tanpa pandang bulu.

“Judi online dan narkoba adalah ancaman nyata. Merusak ekonomi, memicu konflik, dan menghancurkan masa depan. Kami pastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum kami,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur keuntungan instan dan berani melapor jika menemukan praktik serupa.

BACA JUGA :  Polresta Banyuwangi Bongkar Dugaan Umroh Ilegal Kerugian Capai RP 500 Juta, Dua Perempuan Jadi Tersangka

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat adalah kunci. Bersama, kita jaga lingkungan tetap aman dan bersih dari kejahatan,” ujarnya.

Selain itu, pengungkapan kasus penggelapan dan peredaran narkotika jenis sabu menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.

Khusus penanganan kasus narkotika jenis sabu, proses hukum selanjutnya telah dilimpahkan ke Satresnarkoba Polresta Banyuwangi guna penanganan lebih lanjut secara profesional dan terintegrasi.

Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio, menegaskan bahwa bahaya judi online dan narkoba tidak bisa dianggap remeh.

“Judi online dan narkoba itu candu. Awalnya coba-coba, lama-lama ketagihan. Ujungnya bukan untung, tapi kehancuran. Jangan sampai generasi muda kita jadi korban,” tegasnya.

Apresiasi Warga: Polisi Hadir Saat Dibutuhkan

Di balik langkah tegas tersebut, apresiasi mengalir dari masyarakat. Warga Wongsorejo menyampaikan terima kasih atas kinerja anggota Polsek yang dinilai responsif dan humanis.

Salah satu warga, Siti, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas upaya pemberantasan judi online dan peredaran narkoba yang dinilai sangat meresahkan.

BACA JUGA :  Kapolresta Banyuwangi Perkuat Sinergitas TNI-POLRI, Silaturahmi ke Kodim 0825/Banyuwangi

“Kami sangat berterima kasih. Judi online dan narkoba itu sudah merusak banyak keluarga. Dengan tindakan tegas polisi, kami merasa lebih tenang,” ujarnya.

Tak hanya itu, Siti juga menyoroti peran aktif polisi saat arus balik Lebaran 2026 yang sempat memicu kemacetan panjang.

“Saat arus balik kemarin, polisi benar-benar hadir. Mereka mengatur lalu lintas tanpa lelah, membantu pengendara, bahkan tetap sabar di tengah kepadatan. Kami sangat terbantu,” tambahnya.

Pesan Tegas: Kejahatan Dilawan, Kebersamaan Dikuatkan

Polsek Wongsorejo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, baik melalui penegakan hukum maupun pelayanan langsung di lapangan.

Mari jaga Banyuwangi dan Jawa Timur bersama:

Tolak segala bentuk perjudian online
Tingkatkan kepedulian lingkungan
Patuhi aturan demi keselamatan bersama.

Karena keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita semua.

Banyuwangi aman, Jawa Timur kuat—dimulai dari kesadaran bersama.

(Red/Team)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *