Semarang – Dalam rangka menanamkan nilai kedisiplinan sekaligus mencegah terjadinya kenakalan remaja di lingkungan sekolah, SMP Negeri 44 Semarang menggelar kegiatan Pembinaan Kedisiplinan dan Pencegahan Kenakalan Remaja pada Senin 11 Agustus 2025 pagi. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa.
Acara menghadirkan dua narasumber dari Polsek Mijen, yakni AIPDA Arif Eko Prasetyo selaku Panit 1 Binmas Polsek Mijen dan AIPDA Dewi Ayu yang bertugas sebagai Bamin Sium Polsek Mijen.
Dalam materinya, AIPDA Arif Eko Prasetyo menekankan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi pelajar. Menurutnya, disiplin bukan hanya soal menaati aturan sekolah, tetapi juga membentuk karakter yang bertanggung jawab, jujur, dan patuh pada norma hukum. Ia juga mengajak siswa untuk menghindari pergaulan bebas, penggunaan media sosial yang tidak bijak, serta perilaku yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum.
Sementara itu, AIPDA Dewi Ayu memberikan pemahaman tentang berbagai bentuk kenakalan remaja dan dampak negatifnya, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masa depan. Ia mengingatkan siswa agar menjauhi tindakan seperti tawuran, bullying, penyalahgunaan narkoba, dan pelanggaran lalu lintas. AIPDA Dewi Ayu juga memberikan tips praktis untuk mengelola emosi, memilih lingkungan pertemanan yang positif, serta berani melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tindakan yang mengarah pada kriminalitas.
Y.Hesty Padmaratnawati,S.pd Selaku Kepala SMP Negeri 44 Semarang,mengapresiasi kehadiran pihak kepolisian yang telah memberikan pembinaan langsung kepada siswa. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membekali anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, taat hukum, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan siswa SMP Negeri 44 Semarang dapat lebih memahami pentingnya disiplin dan menjauhi perilaku menyimpang, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.
Red/TimRedaksi












