Nganjukl | Teriknya cuaca di kawasan kaki Gunung Wilis, tepatnya di Desa Macanan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, tidak menyurutkan langkah pengurus Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera dari tingkat DPP Pusat maupun DPD Provinsi Jawa Timur untuk melaksanakan kegiatan tahziyah di rumah almarhum Mas Minal Kosirin, korban meninggal dunia akibat dugaan pengeroyokan yang terjadi di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, pada malam kegiatan pengesahan warga PSHT Pusat Madiun tanggal 23 Juni 2026 sekitar pukul 02.30 WIB.
Kedatangan rombongan Ormas 212 turut didampingi oleh sedulur PSHT dari Kabupaten Nganjuk yang bersama-sama mengantarkan rombongan menuju rumah duka. Suasana haru menyelimuti keluarga besar almarhum. Orang tua, keluarga, dan kerabat korban tampak tidak kuasa menahan kesedihan atas peristiwa yang merenggut nyawa anggota keluarga mereka.
Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga berharap agar Aparat Penegak Hukum dapat bekerja secara profesional, adil, dan tegas dalam mengungkap kasus tersebut hingga tuntas. Mereka menginginkan seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan salah satu pengurus cabang, hingga saat ini aparat kepolisian telah mengamankan sekitar 18 orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Perkembangan lebih lanjut terkait proses hukum akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat.

Ketua Umum 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Mas Dana, menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas kejadian tersebut.
“Seharusnya organisasi pencak silat menjadi wadah pelestarian budaya dan warisan bela diri leluhur bangsa. Namun sangat disayangkan apabila masih terjadi peristiwa-peristiwa yang mencoreng nama baik perguruan silat. Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Nganjuk, tetapi juga di berbagai daerah lain. Harapan kami ke depan, seluruh perguruan pencak silat khususnya di Kabupaten Nganjuk dapat terus berbenah dan menjadikan setiap peristiwa sebagai bahan evaluasi demi terciptanya persaudaraan yang lebih baik,” ujar Mas Dana.
Usai melaksanakan tahziyah,
rombongan Ormas 212 bersama sedulur PSHT Nganjuk melanjutkan kegiatan dengan mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) di depan SDN Sukorejo, Kecamatan Loceret. Di lokasi tersebut dilakukan tabur bunga dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Pada kesempatan yang sama, Dewan Pertimbangan Pusat Ormas 212, Mas Bagus Romadhon, menyampaikan bahwa pihaknya berencana melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk guna menginisiasi kegiatan sarasehan bersama seluruh perguruan silat yang ada di Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi, mempererat ikatan persaudaraan antarperguruan, serta membangun komunikasi yang harmonis guna menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.
“Melalui sarasehan bersama seluruh perguruan silat, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat sehingga Kabupaten Nganjuk dapat menjadi daerah yang guyub, rukun, aman, tenteram, serta masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera,” ungkap Mas Bagus Romadhon.
Ormas 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penegakan hukum yang berkeadilan serta mendorong terciptanya persatuan dan kerukunan antar elemen masyarakat demi menjaga stabilitas dan keamanan di Kabupaten Nganjuk.












