Blitar| Pemerintah Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (31/6/2026). Kegiatan ini menjadi forum musyawarah bersama untuk menyusun langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa.
Rembuk Stunting dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa Ngeni, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Kecamatan Wonotirto, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pembahasan mengenai kondisi stunting di Desa Ngeni, evaluasi pelaksanaan program tahun sebelumnya, serta penyusunan usulan kegiatan prioritas yang akan dimasukkan ke dalam perencanaan pembangunan desa Tahun Anggaran 2026.
Fokus pembahasan meliputi peningkatan gizi ibu hamil dan balita, penguatan layanan Posyandu, edukasi pola hidup bersih dan sehat, perbaikan sanitasi, serta peningkatan akses air bersih.
Kepala Desa Ngeni Iwan Haris Efendi menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Melalui pelaksanaan Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Ngeni berkomitmen untuk mengintegrasikan berbagai program pencegahan dan penanganan stunting ke dalam dokumen perencanaan desa, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan secara terarah, efektif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Ngeni.
Kepala Desa Ngeni, Iwan, berharap hasil Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 tidak hanya menjadi kesepakatan dalam forum, tetapi dapat diwujudkan melalui program dan kegiatan yang tepat sasaran serta berkelanjutan. Menurutnya, upaya percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen dan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, hingga masyarakat. Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi, pola hidup bersih dan sehat, serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini guna mewujudkan generasi Desa Ngeni yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(Wandi)












