Kembali SMP Negeri 44 Semarang Buktikan Prestasinya di Festival Tunas Bahasa Ibu

  • Bagikan

Semarang — SMP Negeri 44 Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat Kota Semarang yang digelar pada 4 September 2025. Dalam kompetisi bergengsi yang bertujuan melestarikan bahasa daerah ini, para siswa menunjukkan kemampuan luar biasa di berbagai kategori lomba.

 

Dalam ajang tersebut, Auva Favian Ramadhan, siswa kelas IX, berhasil meraih Juara 1 kategori Geguritan Putra tingkat Kota Semarang.

Sementara itu, Mahardika Hilmy Ramadhan, siswa kelas VII, juga sukses meraih Juara 1 kategori Komedi Putra tingkat Kota Semarang.

Prestasi lainnya disumbangkan oleh Alfira Rizky Nur Hanifa, siswi kelas IX, yang berhasil meraih Juara 2 Komedi Putri tingkat Kota Semarang. Menariknya, Alfira juga merupakan Juara 1 Geguritan Putri tingkat Kota Semarang pada tahun sebelumnya, membuktikan konsistensinya dalam bidang seni bahasa Jawa.

BACA JUGA :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas Saat Ramadhan, Polsek Setu Gelar Patroli Hingga Dini Hari

 

Seluruh peserta tersebut dibimbing langsung oleh Tiur Wulan Anggraeni, S.Pd., guru Bahasa Jawa SMP Negeri 44 Semarang yang selama ini dikenal aktif mendorong siswa untuk mencintai dan mengembangkan bahasa serta budaya daerah.

 

Usai kemenangan di tingkat kota, Favian dan Mahardika melaju mewakili Kota Semarang pada ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2025. Meskipun belum berhasil membawa pulang gelar juara di tingkat provinsi, perjuangan mereka menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi dalam mengharumkan nama sekolah serta daerahnya.

 

Dalam wawancara singkatnya, Favian mengungkapkan rasa syukur dan ketidakpercayaannya atas hasil yang diraih.

 

> “Saya tidak menyangka dan tidak menyadari bisa sampai di titik ini, karena sebelumnya saya belum pernah ikut lomba berbahasa. Saya hanya menuruti semua yang dikatakan pelatih saya,” ujar Favian dengan penuh rasa haru.

BACA JUGA :  Lapenkop Jateng Kerjasama dengan KKPRI Ikhlas Cilacap Gelar Pendidikan Anggota di Yogyakarta

 

 

 

Kepala SMP Negeri 44 Semarang memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa dan guru pembimbing atas kerja keras, semangat, dan komitmen mereka dalam menjaga eksistensi bahasa Jawa di tengah arus globalisasi.

 

> “Prestasi ini menunjukkan bahwa anak-anak SMPN 44 tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya lokal. Kami bangga atas usaha dan semangat mereka,” ungkap pihak sekolah.

 

 

 

Melalui ajang Festival Tunas Bahasa Ibu, SMP Negeri 44 Semarang menegaskan perannya sebagai sekolah yang tidak hanya berorientasi pada akademik semata, tetapi juga pada pelestarian budaya dan penguatan karakter siswa melalui bahasa daerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *