Pawai Lampion Grebeg Pancasila 2026 Jadi Magnet Ribuan Warga Kota Blitar

  • Bagikan

BLITAR | Pawai Lampion Grebeg Pancasila 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kota Blitar dan sekitarnya. Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi rute pawai pada Minggu (31/5/2026) malam untuk menyaksikan kemeriahan tradisi budaya yang telah menjadi ikon peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Proklamator.

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan dan memenuhi titik-titik strategis di sepanjang jalur pawai. Antusiasme warga semakin terlihat ketika iring-iringan peserta pawai mulai melintas membawa berbagai ornamen lampion bercahaya yang menampilkan simbol-simbol lima sila Pancasila.

Kontingen dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Blitar turut ambil bagian dalam pawai budaya tersebut. Kreativitas peserta dalam menghias lampion dengan beragam bentuk dan warna berhasil menarik perhatian warga yang memenuhi sisi jalan untuk mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.

Keindahan pawai semakin terasa istimewa karena berlangsung di bawah sinar bulan purnama yang menerangi langit Kota Blitar. Suasana malam yang sejuk menambah kenyamanan masyarakat dalam menikmati rangkaian acara yang sarat akan nilai budaya dan kebangsaan tersebut.
Pawai lampion menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Grebeg Pancasila.

BACA JUGA :  Administrasi atau Maladministrasi? Ketika Plt Jadi Raja Kecil di Banyuwangi

“Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Wali Kota Blitar, Mas Ibin, mengatakan bahwa lampion yang diarak dalam pawai bukan sekadar hiasan atau tontonan semata.

Menurutnya, lampion tersebut mengandung pesan simbolis tentang pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pesta lampion ini menjadi simbol cahaya Pancasila yang terus menerangi perjalanan bangsa. Melalui kegiatan budaya seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Ia menambahkan, Grebeg Pancasila merupakan warisan budaya yang telah melekat kuat dengan identitas Kota Blitar sebagai Kota Proklamator, tempat dimakamkannya Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno, yang dikenal sebagai penggali nilai-nilai Pancasila.
Karena itu, Pemerintah Kota Blitar berkomitmen untuk terus melestarikan dan mengembangkan Grebeg Pancasila sebagai agenda budaya tahunan yang tidak hanya memperkuat semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah.

BACA JUGA :  Kecelakaan Beruntun di Probolinggo, Empat Orang Satu Keluarga Tewas

Melalui kemeriahan Pawai Lampion Grebeg Pancasila 2026, Kota Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat tradisi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.

Ribuan warga yang memadati jalur pawai menjadi bukti bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan mendapat tempat di hati masyarakat.

Kehadiran mereka tidak hanya untuk menikmati suguhan budaya dan keindahan lampion yang menghiasi malam Kota Blitar, tetapi juga menjadi wujud partisipasi dalam menjaga warisan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa.

Melalui perhelatan Grebeg Pancasila, masyarakat diajak untuk kembali merefleksikan makna persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air yang terkandung dalam
setiap sila Pancasila. Nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.(Wandi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *