Bazar Desa Wonotirto Resmi Dibuka, Dorong UMKM Sekaligus Lestarikan Budaya Lokal

  • Bagikan

Blitar Matadunia.co.id Pemerintah Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, resmi membuka Bazar Desa dengan mengusung tema “Nguri-nguri Budoyo, Ngayuh Budoyo untuk Wonotirto Maju”, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Wonotirto tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Wonotirto, Iman Mucharom.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Wonotirto Iman Mucharom mengatakan, kegiatan Bazar Desa tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat, khususnya di bidang UMKM, seni, dan budaya.

“Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk lokal serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, untuk memperkenalkan dan mengembangkan produk-produk unggulan Desa Wonotirto.

BACA JUGA :  Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba

Di sisi lain, budaya dan kesenian juga harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.

Iman berharap semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dapat terus terjaga. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Wonotirto untuk bersama-sama mendukung kemajuan desa melalui pengembangan ekonomi lokal serta pelestarian budaya.

“Nguri-nguri Budoyo bukan hanya sekadar tema, tetapi menjadi semangat kita bersama untuk menjaga budaya dan membangun Wonotirto agar semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Imam menambahkan tidak hanya menyuguhkan berbagai produk UMKM, rangkaian Bazar Desa Wonotirto juga dikemas dengan sejumlah kegiatan hiburan dan keagamaan yang melibatkan masyarakat.

Pada Senin (7/9/2026) malam, masyarakat akan disuguhi Gebyar Seni yang melibatkan anak-anak mulai dari TK, PAUD hingga Sekolah Dasar (SD).

BACA JUGA :  "Miras Menggurita di Kabupaten Rembang: Siapa Membiarkan?"

Kemudian pada Selasa (8/9/2026) malam, kemeriahan bazar dilanjutkan dengan hiburan elektone.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Bazar Desa Wonotirto akan ditutup pada Rabu (9/9/2026) malam melalui kegiatan sholawatan, santunan, dan pengajian.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Wonotirto berharap keberadaan bazar tidak sekadar menjadi ajang hiburan bagi masyarakat.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi UMKM desa, mendorong kreativitas generasi muda, serta menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Semangat “Nguri-nguri Budoyo” diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Wonotirto. Dengan demikian, potensi ekonomi, budaya, dan kreativitas masyarakat dapat berkembang secara beriringan untuk mewujudkan Wonotirto yang semakin maju dan sejahtera.

(Red/Wandi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *