Haol Akbar Alhabib Muhsin Bin Ali Al Hinduan Ritual Hidupkan Kebiasaan Nabi Muhammad SAW

  • Bagikan

SUMENEP, Matadunia.co.id – Keluarga besar tarekat Naqsyabandiyah Muzariyah menggelar Dzikra Haol Akbar ke-46 Alhabib Muhsin Bin Ali Alhinduan RA bertempat di kawasan Rampak, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep. Sabtu (13/12/2025)

Beberapa hari sebelumnya, para ikhwan dan akhwat dari berbagai daerah dan propinsi telah membanjiri lokasi guna mengikuti serangkaian acara sebelum acara inti. Antusiasme mereka membuktikan kecintaan dan kerinduannya terhadap guru besar ruhaninya yang diyakini sosok ulama besar dan auliya Allah.

Hadir dalam acara tersebut Plt. Sekda Kabupaten Sumenep, Drs. R. Achmad Syahwan Effendy, para habib, para kyai, para alim ulama, tokoh masyarakat, ustadzah dan para undangan.

Acara yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB hingga selesai itu berlangsung hikmat, dengan membawakan tema ” Cintanya Ada Pada Cinta Kekasihnya “. Iringan group hadrah dan lantunan sholawat mewarnai suasana hingga menyentuh jiwa semua yang hadir.

BACA JUGA :  Solid, Polisi dan TNI bersama Warga Pasang Bronjong Cegah Longsor di Bojonegoro

Habib Al Alawi Al Haddat yang dihadirkan di tengah acara itu menegaskan dalam tausiyahnya yang menjadi episentrum ritual untuk menggugah hati agar terus tersambung melalui keberkahan para guru dan auliya Allah yang telah meninggal.

Mengenang kembali kebaikan para guru, orang-orang sholeh seperti haol Al Habib Muhsin Al Hinduan Bin Ali RA dan auliya telah diajarkan Nabi Muhammad SAW, ” tegasnya.

Ia pun menyampaikan bahkan Rosulullah SAW setiap tahun mengistiqomahkan ziarah dan mendo’akan para syuhada dan rutin menjalankannya di setiap penghujung tahun.

Amaliyah kita pada malam ini, dan haol di berbagai tempat secara tidak langsung menghidupkan kebiasaan apa yang dijalankan Baginda Nabi Besar Muhammad SAW,” terangnya.

Ia menekankan pentingnya menjalankan ritual amaliyah secara istiqomah dengan mengenang jasa dan kebaikan guru yang telah meninggal untuk menyambungkan hati melalui keberkahannya.

BACA JUGA :  Pengelolaan Pasar Rakyat Bukateja Disorot, Dugaan Pungutan Ganda Bebani Pedagang Kecil

” Semoga kita yang berkumpul disini, terus menjalankan apa yang diajarkan guru-guru kita, seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hikmahnya, nanti kita akan dikumpulkan di belakang guru kita di bawah bendera Nabi Muhammad SAW,” harapnya.

Selanjutnya, acara Haol Akbar Al Habib Muhsin Al Hinduan ditutup dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Habib Al Alawi Al Haddat. Ribuan ikhwan dan akhwat merenungi setiap do’a yang dipanjatkan dengan penuh khusuk.

Haol akbar ini, menjadi momentum yang mengingatkan kembali akan pentingnya sambungan hati yang bersanad langsung kepada Nabi Muhammad SAW untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *