Warga Sumberboto Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Tekan Pemkab Blitar Segera Bertindak

  • Bagikan

Blitar | Warga Desa Sumberboto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, bergotong royong memperbaiki jalan desa yang mengalami kerusakan parah pada Kamis (23/4/2026). Perbaikan dilakukan secara swadaya karena kondisi jalan yang telah lama dikeluhkan belum juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Kerusakan jalan tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mobilitas transportasi hingga distribusi hasil pertanian dan sumber daya lainnya. Dengan keterbatasan yang ada, masyarakat bahu-membahu melakukan perbaikan seadanya demi menjaga akses tetap bisa dilalui.

Kekecewaan pun muncul dari warga terhadap Pemerintah Kabupaten Blitar yang dinilai belum merealisasikan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Janji yang sebelumnya disampaikan oleh Bupati Blitar, Rijanto, bersama Wakil Bupati Blitar, Beky, kini mulai dipertanyakan oleh masyarakat.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan perhatian serius agar akses jalan dapat diperbaiki secara layak dan berkelanjutan.

Sejumlah warga menegaskan bahwa upaya gotong royong ini bukanlah solusi jangka panjang. Perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara dan berpotensi kembali rusak, terutama saat musim hujan.

BACA JUGA :  Tak Ada Kenaikan Pajak PBB-P2 dan NJOP Hingga 2027, Pemkab & DPRD Banyuwangi Teken Kesepakatan dengan PMII

“Kami hanya bisa memperbaiki semampu kami. Kalau hujan deras, biasanya kembali rusak,” ujar salah satu warga.

Selain itu, warga mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan yang signifikan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Blitar Selatan..

Desa Sumberboto sendiri memiliki potensi ekonomi dari sektor pertanian, pertambangan. Namun, akses jalan yang rusak menjadi kendala utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Warga berharap Rijanto bersama Beky segera mengambil langkah nyata, bukan sekadar janji. Mereka menginginkan pembangunan yang merata dan berkeadilan agar desa tidak terus tertinggal dari segi infrastruktur.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap kesejahteraan masyarakat dan menghambat kemajuan desa di masa depan.

BACA JUGA :  Pimpinan Umum Matadunia.co.id Soroti Lemahnya Tindakan APH dan DLH Terkait Dugaan “Kencing Solar” di TPS Jatibarang

Masyarakat juga berharap pemerintah desa dan kecamatan dapat bekerja sama secara aktif untuk menyampaikan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan ini kepada Pemerintah Kabupaten Blitar.

Koordinasi yang kuat antar tingkat pemerintahan dinilai penting agar aspirasi masyarakat tidak terhenti di tingkat bawah, melainkan dapat ditindaklanjuti secara nyata.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten, warga optimistis permasalahan ini dapat segera menemukan solusi.

Mereka juga mengharapkan adanya transparansi terkait rencana pembangunan, sehingga masyarakat mengetahui kepastian waktu perbaikan jalan.
Warga menegaskan bahwa gotong royong yang mereka lakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Namun, mereka menekankan bahwa tanggung jawab utama pembangunan infrastruktur tetap berada di tangan pemerintah.
Oleh karena itu, masyarakat berharap perhatian serius dan tindakan konkret segera diwujudkan demi kepentingan bersama.(Wandi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *